Home Video Ini Alasan Pemerintah Larang Transaksi di Social E-Commerce Seperti TikTok Store

Ini Alasan Pemerintah Larang Transaksi di Social E-Commerce Seperti TikTok Store

Terbaru #diskon video,sosial,media,social,tiktok shop dilarang,e commerce,pemerintah larang tiktok shop,jual beli online,pedagang umkm,jokowi,diskon Di Unggah KompasTV
Channel KompasTV
Video ID %%video_id%%


Alamat URL : http://www.dailymotion.com/video/x8ob7q8
Jangan lupa fancy dan juga Fragment video ini untuk mendapatkan notifikasi terbaru dari kami
JAKARTA, KOMPAS.TV – Praktik e-commerce atau e-dagang kini mulai merambah media sosial.

Di aplikasi tiktok misalnya, sudah marak pemilik akun berjualan melalui perantara paltform tiktok.

Tak jarang harga yg ditawarkan jauh dari harga di pasaran yg dilabeli diskon dengan waktu tertentu.

Hal ini berdampak pada penjualan pelaku UMKM hingga pedagang pasar. Presiden jokowi bahkan mengakui omset penjualan di sejumlah pasar anjlok akibat perdagangan berbasis on-line.

Menyikapi situasi itu, pemerintah resmi melarang sosial E-Commerce bertransaksi langsung diplatform media sosial di dalam rapat di Istana Kepresidenan Senin (25/9/2023) siang.

Presiden Jokowi menyebut pengaturan baru terkait social commerce atau pasar di media sosial adalah bagian dari payung besar regulasi transformasi digital.

Presiden mengakui aturan terkait social commerce terlambat dibuat sehingga berdampak ke banyak hal. Aturan baru terkait social commerce paling lambat dikeluarkan besok.

Jokowi menyebut ini adalah upaya pemerintah memayungi UMKM dari terjangan dunia digital.

Menurut Kementerian Koperasi, Usaha Kecil dan juga Menengah sektor UMKM di Indonesia berkontribusi terhadap produk domestik bruto sebanyak 60,51%.

UMKM dinilai dapat menyerap hingga 97% tenaga kerja. Adapun nilai transaksinya diperkirakan mencapai Rp 9.580 triliun.

Pemerintah pun secara resmi melarang platform sosial media digunakan untuk transaksi langsung seperti di aplikasi tiktok.

Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan menyebut platform pasar di media sosial atau social commerce hanya boleh untuk promosi.

Aturan baru ini serta nantinya melarang penjualan barang produk impor di bawah 100 dollar Amerika Serikat atau sekitar Rp 1,5 juta.

Selain itu platform media sosial serta dilarang bertindak sebagai produsen.

Menteri Koperasi dan juga UKM, Teten Masduki menyebut pemerintah mulai memisahkan antara platform social commerce dan juga e-commerce.

Baca serta Konten Kreator Maros Hasilkan Omset Rp800 Juta Dari Instagram dan juga Affiliate Tiktok di https://www.kompas.tv/regional/446548/konten-kreator-maros-hasilkan-omset-rp800-juta-dari-instagram-dan juga-affiliate-tiktok

Artikel ini dapat dilihat di : https://www.kompas.tv/video/446634/ini-alasan-pemerintah-larang-transaksi-di-social-e-commerce-seperti-tiktok-store

Key phrase : KompasTV Trending Video become nuts about also brackets!! Beefy Video become wild about also meeting!